GAMBAR KU

GAMBAR KU
LIHAT ALFIANALIF KEBAHAGIAAN SUKA

Cari Blog Ini

Sabtu, 13 Juni 2009

SURAT WASIAT CERITA KONYOL DAN LUCU MENGHILANGKAN STRES


Dua orang anak Laki-laki anak orang kaya raya setelah ditinggal meninggal dunia orang tuanya yang sangat kaya tersebut mewasiatkan hartanya dengan menuliskan surat wasiat kepada kedua orang anak kandungnya, bunyi wasiat tertulis sebagai berikut :

a. Saya bagikan harta kekayaan ku menjadi dua sama rata kepada masing-masing anak ku baik anak pertama 50% maupun anak kedua dibagi sama 50%

b. Anak ku dengan modal yang aku berikan, lanjutkan bisnis keluarga agar kalian berkerjanya tanpa pantang menyerah dan putus asa, selalu rajin dan giat kerja agar supaya kalian menujukan kaya dan berhasil, bahwa kalian adalah keturunan orang kaya bukan orang miskin.

c. Carilah pasangan pendamping hidupmu sesuai dengan pilihan hatimu dan derajat keluarga kita.

d. Untuk menujukan kalian berhasil dalam hidup ini, makanlah ikan dengan seribu mata ikan sebagai lauk-pauk mu hingga kalian tidak kelaparan dan berbagi sesama orang sekitar diri mu, maka kalian masih tergolong orang mampu.

Dengan surat wasiat tersebut maka anak pertama mengartikannya :

  1. Untuk harta sudah diterimanya sama rata.
  2. Kerja keras dan tanpa pantang menyerah meneruskan modal kekayaan orang tuanya.
  3. Mendapatkan pasangan hidupnya sesuai bunyi surat wasiat tapi dia selalu ganti-ganti pasangan karena merasa tidak sesuai pilihan hatinya selalu belum menemukan karena selalu membedakan derajat orang di sekitarnya dianggap dirinya paling kaya.
  4. Dengan bunyi wasiat tersebut anak pertama selalu berpesta saja tidak menghiraukan akan uang/modal warisan kekayaan orang tuanya dihamburkan bahwa dirinya adalah keturunan orang kaya yang dimilikinya akhirnya dia bangkrut karena makan seribu mata ikan besar yang mahal-mahal besar-besaran berpesta makan dengan orang derajatnya tinggi kaya raya sepertinya karena ikut juga dengan perintah wasiat seribu mata ikan akhirnya melarat. Dan sengsara hidupnya.

Dengan surat wasiat tersebut maka anak kedua mengartikannya :

a. Untuk harta sudah diterimanya sama rata.

b. Kerja keras dan tanpa pantang menyerah meneruskan modal kekayaan orang tuanya.

c. Mendapatkan pasangan hidupnya sesuai bunyi surat wasiat sesuai pilihan hatinya dan derajatnya.

d. Dengan bunyi wasiat tersebut anak keuda selalu memikirkan uang yang dimilikinya akhirnya dia semakin kaya karena makan ikan yang murah kecil-kecil seperti ikan teri dan undang ebi atau papai untuk menuruti perintah wasiat seribu mata ikan ahirnya dia bisa bertahan jadi sangat kaya sekali kemudian selalu dia makan bersama bawahannya dan bisnis persuruhnya semakin maju dan juga tidak merasa membedakan setiap orang sama derajatnya dengannya.

1 komentar: